Text
OPTIMASI WAKTU PEMUTUSAN SHUNT RESISTOR PADA PROSES ELECTRICAL BAKING MENGGUNAKAN GRAPHITE BED DI PT INDONESIA ASAHAN ALUMINIUM
XMLTungku reduksi di PT Indonesia Asahan Aluminium rata-rata beroperasi selama 6 (enam) tahun dengan siklus proses mulai dari baking, start up, transisi, operasi normal, hingga cut out pot. Proses baking berpengaruh 25% terhadap umur tungku dan bertujuan untuk
memastikan tungku yang akan digunakan dalam elektrolisis siap secara termal sehingga dapat menghindari thermal shock yang berpotensi merusak struktur anoda dan menurunkan kualitas produksi aluminium. Proses pemanasan awal/baking selesai ketika suhu permukaan katoda mendekati temperatur operasi normal yaitu
(850-950 °C).Sebelumnya proses electrical baking menggunakan shunt resistor di PT Inalum menggunakan teknologi existing yaitu Sumitomo Jepang dengan menggunakan coke bed namun temperatur target yaitu 850-950 °C tidak pernah tercapai. Hal ini dikarenakan coke bed memiliki struktur yang berpori dan
konduktivitas termal dan listrik yang rendah sehingga memerlukan waktu yang lebih lama untuk pemutusan shunt resistor. Akhirnya PT Inalum mulai melakukan improvisasi yaitu mengganti material bed dengan mengadaptasi teknologi DUBAL yang mana proses electrical baking dilakukan menggunakan graphite bed.Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan waktu optimal pemutusan shunt resistor untuk proses electrical baking dengan material bed yang baru yaitu
graphite bed untuk mencapai temperatur optimal proses electrical baking yaitu 850-950 °C tanpa terjadi kebocoran tungku pada saat start up ataupun masa transisi.Selain itu untuk mengetahui bagaimana waktu optimal pemutusan shunt resistor pada proses electrical baking dengan graphite bed dapat memperbaiki
tercapainya temperatur yang diharapkan tanpa adanya kebocoran tungku. Dan yang terakhir adalah memperoleh Kurva Standar Waktu Pemutusan Shunt Resistor untuk proses operasional produksi Aluminium di PT Indonesia Asahan Aluminium.Penelitian dilakukan menggunakan data primer yang diperoleh dari pot test (percobaan) yang mana waktu pemutusan shunt resistor merupakan variabel bebas dan temperatur merupakan variabel terikat. Adapun data yang diambil dari pot test v (percobaan) dalam penelitian ini adalah waktu pemutusan shunt resistor dan temperatur proses electrical baking yang diukur setiap 2 jam sekali selama 76 jam proses electrical baking.Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa waktu optimal pemutusan shunt resistor pada proses electrical baking menggunakan graphite bed adalah 40-32 elemen pada jam ke-18, 32-24 elemen pada jam ke-24, 24-12 elemen pada jam ke48, dan 12-0 elemen pada jam ke-66. Dengan waktu pemutusan di atas didapatkan temperatur akhir 865-869 ℃ tanpa terjadi kebocoran pada tungku. Dari hasil penelitian didapatkan juga kurva standar waktu pemutusan shunt resistor pada proses electrical baking menggunakan graphite bed. Adapun untuk penelitian berikutnya dapat dikembangkan dengan mensimulasikan distribusi temperatur pada proses electrical baking dengan menggunakan bantuan perangkat lunak simulasi seperti COMSOL, ANSYS, atau MATLAB untuk mengetahui perubahan temperatur pada proses electrical bakin.
Detail Information
| Item Type |
Tugas Akhir
|
|---|---|
| Penulis |
Nabilah Ainayah - Personal Name
|
| Student ID |
22133007
|
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI |
27401
|
| Edisi | |
| Departement | |
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung : Bandung., 2025 |
| Edisi | |
| Subyek | |
| No Panggil |
NAB o
|
| Copyright | |
| Doi |








