KAJIAN FRAGMENTASI PELEDAKAN MENGGUNAKAN METODE KUZ-RAM DI TAMBANG EMAS PT BUMI SUKSESINDO KABUPATEN BANYUWANGI, PROVINSI JAWA TIMUR

Detail Cantuman

Text

KAJIAN FRAGMENTASI PELEDAKAN MENGGUNAKAN METODE KUZ-RAM DI TAMBANG EMAS PT BUMI SUKSESINDO KABUPATEN BANYUWANGI, PROVINSI JAWA TIMUR

XML

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil fragmentasi batuan akibat peledakan di tambang emas PT Bumi Suksesindo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dengan menggunakan metode prediksi Kuz-Ram. Fragmentasi batuan merupakan parameter
penting dalam keberhasilan proses peledakan karena berpengaruh langsung terhadap efisiensi tahapan selanjutnya seperti pemuatan, pengangkutan, dan peremukan. Data geometri peledakan aktual dikumpulkan melalui pengukuran langsung di lapangan,
sementara hasil fragmentasi aktual diperoleh melalui analisis citra menggunakan perangkat lunak Split desktop dari dokumentasi drone dan kamera ponsel. Perhitungan prediksi fragmentasi dilakukan dengan pendekatan Kuz-Ram menggunakan parameter
seperti faktor batuan, indeks keseragaman, dan ukuran rata-rata fragmentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat deviasi antara geometri peledakan aktual dan rencana dengan nilai deviasi rata rata burden sebesar 6,23%, spacing sebesar 5,34%, dan kedalaman lubang sebesar 3,91%. Adapun hasil perhitungan Kuz-Ram menunjukkan bahwa ukuran rata-rata material hasil fragmentasi berdasarkan perhitungan Kuz-Ram berada pada kisaran 141 mm hingga 222 mm. Persentase material yang tertahan pada ayakan 500 mm tercatat antara 0% hingga 3,68%, sedangkan material yang lolos dari ayakan tersebut berada pada kisaran 96,3% hingga 100%. Dari seluruh lokasi yang dianalisis, hanya lokasi PAC270.0_28 yang menunjukkan hasil 100% lolos ayakan 500 mm. Hal ini mengindikasikan bahwa hanya satu lokasi tersebut yang sepenuhnya memenuhi spesifikasi fragmentasi yang ditetapkan oleh PT Bumi Suksesindo. Rata-rata distribusi boulder hasil fragmentasi
batuan menunjukkan perbedaan antar metode. Berdasarkan dokumentasi drone, ratarata boulder tercatat sebesar 2,32%, dokumentasi kamera ponsel sebesar 3,69%, dan hasil prediksi dari metode Kuz-Ram sebesar 0,38%. Meskipun bersifat teoritis, metode
Kuz-Ram tetap relevan sebagai alat bantu perencanaan karena mampu memperkirakan potensi kemunculan material berukuran besar, dan telah divalidasi oleh data lapangan.
viDokumentasi drone unggul dalam mencakup area yang luas dan merekam variasi ukuran batuan. Sebaliknya, dokumentasi kamera ponsel memungkinkan analisis manual, tetapi cakupannya terbatas dan rentan terhadap kesalahan akibat sudut pengambilan gambar yang kurang tepat. Contohnya, pada lokasi PCA112.5_09,
dokumentasi ponsel mencatat 0,1% boulder, jauh lebih rendah dibanding drone (1,73%) dan prediksi Kuz-Ram (0,95%). Hal ini mengindikasikan bahwa gambar ponsel kemungkinan hanya menangkap area dengan material halus, sehingga tidak
merepresentasikan kondisi fragmentasi secara menyeluruh. Untuk mengoptimalkan hasil fragmentasi batuan agar diperoleh ukuran partikel di bawah 500 mm, dilakukan perancangan ulang geometri peledakan yang disesuaikan dengan jenis bahan peledak
dan ukuran mata bor yang digunakan. Pendekatan ini menggunakan metode R.L Ash yang dikenal efektif dalam merancang geometri peledakan untuk menghasilkan fragmentasi yang lebih efisien dan sesuai target. Diharapkan dengan penerapan geometri usulan, hasil peledakan dapat menghasilkan fragmentasi yang lebih seragam,
mengurangi jumlah material oversize, serta meningkatkan efisiensi proses pengolahan selanjutnya.


Detail Information

Item Type
Tugas Akhir
Penulis
Winona J'anitra - Personal Name
Student ID
22132027
Dosen Pembimbing
Dian Eka Aryanti - - Dosen Pembimbing 1
Ir. Suparno - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Ir. Rochsyid Anggara - - Penguji 1
Yudi Rahayudin - - Penguji 2
Kode Prodi PDDIKTI
31301
Edisi
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung : Bandung.,
Edisi
Subyek
No Panggil
WIN k
Copyright
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail