PERENCANAAN SISTEM PENYALIRAN PADA PENAMBANGAN BATUBARA DI PIT X WEST PT RIUNG MITRA LESTARI JOBISTE REBH KABUPATEN KUTAI BARAT PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Detail Cantuman

Text

PERENCANAAN SISTEM PENYALIRAN PADA PENAMBANGAN BATUBARA DI PIT X WEST PT RIUNG MITRA LESTARI JOBISTE REBH KABUPATEN KUTAI BARAT PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

XML

Penelitian ini dilakukan di PT Riung Mitra Lestari (RML) Jobsite Riung Energi Batu Hitam (REBH) yang terletak di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. Fokus penelitian adalah perencanaan sistem penyaliran sebagai upaya mendukung kelancaran dan keberlanjutan operasional. Rencana pembukaan
pit baru oleh REBH memerlukan perencanaan sistem penyaliran yang optimal guna mengantisipasi potensi permasalahan air tambang, seperti genangan, erosi, dan dampak lingkungan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung debit air limpasan pada catchment area di Pit X West, merancang sump berdasarkan data
curah hujan di Pit X West, menghitung jumlah pompa yang dibutuhkan untuk proses dewatering pada sump di Pit X West, merancang saluran terbuka di Pit X West, dan merancang settling pond di Pit X West.
Dalam penelitian ini, perhitungan curah hujan rencana menggunakanmetode Log Pearson Tipe III. Untuk menghitung intensitas curah hujan digunakan Metode Mononobe yang kemudian digunakan untuk memperkirakan debit air limpasan yang masuk ke area tambang. Hasil analisis ini menjadi dasar dalam menentukan ukuran dan bentuk sump, desain saluran terbuka, kebutuhan pompa,dan dimensi kolam pengendapan lumpur (settling Pond).
Debit air limpasan dihitung pada empat area sesuai dengan catchment area, yaitu DTH I dengan debit air limpasan 23.328 m3
/hari. DTH II 19.008 m3/hari,DTH III 25.920 m3/hari, dan DTH IV 12.096 m3/hari. Masing-masing area memiliki luas tangkapan yaitu, DTH I 5,88 Ha, DTH II 4,7 Ha, DTH III 6,43 Ha, dan DTH IV 3,13 Ha. Hasil perhitungan perencanaan sump untuk masing-masing area yaitu DTH I dengan kedalaman 6 m, lebar atas 73 m, lebar bawah 66 m, panjang atas 80m, dan panjang bawah 73 m, DTH II dengan kedalaman 6 m, lebar atas 65 m, lebar bawah 59 m, panjang atas 72 m, dan panjang bawah 66 m, DTH III dengan kedalaman 6 m, lebar atas 77 m, lebar bawah 70 m, panjang atas 84 m, dan panjang
bawah 77 m, DTH IV dengan kedalaman 6 m, lebar atas 54 m, lebar bawah 47 m, panjang atas 61 m, dan panjang bawah 54 m. Sistem pemompaan yang digunakan viterdiri dari pipa HDPE (High Density Polyethylene) dan pompa DND-PENTA LCC-H200-610.6H. Pompa ini berfungsi selama 20 jam per hari. Kebutuhan pompa untuk sump DTH I ,II, III, IV adalah sebanyak satu unit. Air hasil pemompaan
selanjutnya dialirkan ke kolam pengendapan lumpur. Adapun untuk saluran terbukayang digunakan adalah lebar atas 2,9 m, lebar bawah 1,38 m, kedalaman 1,38 m, dan kemiringan 60.
.


Detail Information

Item Type
Tugas Akhir
Penulis
Student ID
22312015
Dosen Pembimbing
Dr. Asep Rohman - - Dosen Pembimbing 1
Ir. Rochsyid Anggara - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Mesias Citra Dewi - - Penguji 1
Dian Eka Aryanti - - Penguji 2
Kode Prodi PDDIKTI
31301
Edisi
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung : Bandung.,
Edisi
Subyek
No Panggil
NOE p
Copyright
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail