<br />
<b>Notice</b>:  Undefined index: item_type_code in <b>/home/u1486119/public_html/repository.pepbandung.ac.id/lib/detail.inc.php</b> on line <b>462</b><br />
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="336">
<titleInfo>
<title><![CDATA[KAJIAN ISIAN MAKSIMUM BAHAN PELEDAK UNTUK MENCAPAI NILAI GROUND VIBRATION AMAN MENGGUNAKAN ANALISIS KORELASI SCALED DISTANCE PADA PELEDAKAN OVERBURDEN DI PT KALIMANTAN PRIMA PERSADA JOBSITE AGMR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Neng Lia Susilawati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Rochsyid Anggara</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yudi Rahayudin</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Asep Rohman</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Suparno</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Bandung]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Tugas Akhir]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[0]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pada bulan Oktober 2024, nilai getaran yang terukur mencapai 2,1 mm/s, melebihi nilai rencana sebesar 1,2 mm/s. Oleh karena itu, perusahaan melakukan pengukuran ulang getaran tanah (ground vibration) pada jarak 1.000 meter dari lokasi peledakan. Perusahaan memberikan toleransi sebesar 1 meter untuk jarak 
aktual pengukuran ground vibration karena adanya kemungkinan ketidaksesuaian antara lokasi pengukuran aktual di lapangan dengan rencana.
         Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji isian maksiimum bahan peledak ANFO untuk mendapatkan nilai getaran tanah (ground vibration) sesuai dengan standar perusahaan (1,2 mm/s) menggunakan Analisis Korelasi Scaled Distance.Analisis Korelasi Scaled Distance digunakan untuk mengetahui proses kegiatan 
peledakan yang aman untuk lingkungan dan mengetahui pengaruh jarak dan berat muatan bahan peledak dalam sebuah lubang ledak.
         Hasil pengukuran pada Oktober 2024 menunjukkan nilai PPV tertinggi adalah2,1 mm/s, dengan nilai charge weight 75 kg/hole dan nilai scaled distance 115,470 m/kg. Sedangkan nilai PPV tertinggi yang diprediksi adalah 2,3 mm/s.Setelah menggunakan Powder Factor hasil perhitungan, nilai PPV tertinggi pada November 2024 adalah 0,9 mm/s hal ini sama dengan nilai PPV Prediksi.
Sedangkan nilai charge weight tertinggi 74 kg/holes dan nilai scaled distanceadalah 116,117 m/kg. Hubungan Scaled Distance dan Isian Maksimum Bahan Peledak memiliki nilai koefisien determinasi (r2) 98,85 % pada bulan Oktober dan 99,72% pada November.
           Untuk penelitian selanjutnya, pembuatan tabel rekomendasi isian maksimum bahan peledak harus menggunakan beberapa opsi nilai burden dan spacing, agar ketika lokasinya berbeda bisa disesuaikan dan tidak diperlukan perhitungan ulang serta pembuatan tabel rekomendasi yang baru. Hal tersebut dapat lebih 
memudahkan dan mempercepat ketika seseorang akan merancang isian maksimum bahan peledak per hole nya. Selain itu pemilihan lokasi pengukuran ground vibration harus dipastikan kondisi aktualnya sebelum melakukan pengukuran, agar 7 jarak yang ditentukan sesuai plan, meskipun perusahaan memberikan toleransi 
jarak, tetapi jika plan jarak sesuai dengan aktual hasil nilai ground vibration yang di dapatkan akan lebih akurat</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[peledakan]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[ground vibration - t]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[teknologi pertambangan]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[622]]></classification><ministry><![CDATA[31301]]></ministry><studentID><![CDATA[22132014]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250424]]></identifier><departementID><![CDATA[]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Perpustakaan Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung (PEPB) Repositori PEPB]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[REF 622 NEN k]]></shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[336]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-12-17 14:59:54]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-03-02 08:42:12]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>