Text
APLIKASI ANALISIS SEDIMEN LAUT UNTUK PEMETAAN SEBARAN JENIS SEDIMEN DAN KANDUNGAN MINERAL KRITIS DI PERAIRAN LAUT SIDOARJO JAWA TIMUR
XMLLokasi penelitian berada di Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Perairan laut Sidoarjo merupakan bagian dari cekungan Jawa Timur yang memiliki potensi sumber daya mineral yang belum banyak dieksplorasi. Wilayah ini terpengaruh oleh aktivitas sedimentasi dari Sungai Porong, semburan Lumpur Lapindo/Lumpur Sidoarjo, serta dinamika laut itu sendiri. Kondisi ini memungkinkan akumulasi mineral berat yang termasuk mineral kritis yang bernilai
ekonomis, seperti : Lithium (Li), Stronsium(Sr), Neodyum(Nd), Nikel (Ni), dan Kobalt (Co) yang sering kali terkandung dalam sedimen laut. Kajian mendalam mengenai tekstur dan komposisi sedimen laut di Sidoarjo masih sangat terbatas. Hal ini menjadi celah penelitian yang penting untuk diisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tekstur dan komposisi sedimen laut di Sidoarjo guna mengidentifikasi sebaran sedimen dan mineral ekonomisnya.
Metodologi utama dalam penelitian ini, setelah studi literatur, meliputi:preparasi sampel, analisis sampel yang terdiri dari analisis besar butir dan analisis kandungan unsur di dalamnya, dan pembuatan peta sebaran sedimen dan kandungan mineral kritis. Preparasi sampel dilakukan untuk mempersiapkan sampel sebelum dianalisis. Analisis sampel besar butir menggunakan ayakan dan
Particle Size Analyzer (PSA) untuk mendapatkan nilai klasifikasi tekstur dan parameter statistik dengan menggunakan program Gradistat. Analisis kandungan unsur/mineral dilakukan menggunakan alat XRF (19 sampel), ICP OES-MS (30
sampel), dan XRD (11 sampel). Di bagian akhir penelitian dibuat peta sebaran sedimen didasari oleh perbandingan gravel, sand, dan mud. Sedangkan pembuatan peta sebaran mineral, dipilih 5 jenis mineral kritis yang bernilai ekonomis.
Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut : tekstur sedimen di daerah penelitan didominasi oleh Lumpur Pasiran (sM) dan Pasir Lumpuran (mS). Lumpur Pasiran menutupi sebagian besar perairan, sedangkan Pasir Lumpuran tersebar di sekitar muara sungai seperti Sungai Sedati, Sungai Ketingan, dan Sungai Porongyang menunjukkan pengaruh aliran sungai terhadap distribusi sedimen. Analisis XRF dan ICP-MS/OES memperoleh 62 unsur yang terkandung dalam sedimentersebut, dengan lima unsur diantaranya dikategorikan sebagai mineral kritis.Kelima mineral kritis itu adalah : 1) Li (dengan konsentrasi tertinggi sebesar 87 ppm), 2) Sr (563 ppm), 3) Nd (26.8 ppm), 4) Ni (23 ppm), 5) Co (33 ppm).
Adapun sebaran sedimen di daerah penelitian dibagi dua, yaitu : 1) Lumpur Pasiran (sM) mendominasi perairan, dan 2) Pasir Lumpuran (mS) terkonsentrasi di muara-muara sungai dan sekitarnya. Persebaran ini menunjukkan bahwa sedimen
darat terbawa oleh aliran sungai ke laut. Sementara itu persebaran mineral kritisnya adalah sebagai berikut 1) Li tersebar di sebelah barat daya penelitian, 2) Sr tersebar di sebelah barat daerah penelitian, 3) Nd, tersebar di sebelah selatan daerah penelitian, 4) Ni, tersebar di sebelah barat daya daerah penelitian, 5) Co, tersebar di sebelah barat daya daerah penelitian.
Detail Information
| Item Type |
Tugas Akhir
|
|---|---|
| Penulis |
Rahajeng Annisa Ageng - Personal Name
|
| Student ID |
22131018
|
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI |
34301
|
| Edisi | |
| Departement | |
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung : Bandung., 2025 |
| Edisi | |
| Subyek | |
| No Panggil |
RAH a
|
| Copyright | |
| Doi |








