Text
ESTIMASI SUMBER DAYA BATUBARA MENGGUNAKAN METODE CIRCULAR DI BLOK SEPASO SOUTH PT. PERKASA INAKAKERTA BENGALON KUTAI TIMUR KALIMANTAN TIMUR
XMLEstimasi Sumber Daya Batubara menggunakan metode circular dilakukan di Blok Sepaso Selatan PT Perkasa Inakakerta, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. PT Perkasa Inakakerta merupakan anak perusahaan PT Bayan Resources yang menerapkan sistem tambang terbuka. Estimasi Sumber Daya merupakan tahapan penting perusahaan dalam menghitung jumlah atau volume komoditas bahan tambang yang tersedia dan menentukan kelayakan dari suatu wilayah untuk dilanjutkan ke tahap operasi produksi. Estimasi Sumber Daya kali ini menggunakan metode circular dengan panduan SNI 5015
serta personal communication dari pihak competent person PT Bayan Resources. Pada daerah penelitian setelah dilakukan analisis serta pengamatan geologi dari data pemetaan geologi terdahulu perusahaan, dilihat dari aspek sedimentasi serta aspek geologi lainnya, wilayah penelitian termasuk ke dalam kategori kompleksitas
geologi moderat (sesuai klasifikasi kompleksitas geologi SNI 5015 2019 ). Kegiatan Estimasi Sumber Daya kali ini menggunakan titik pengeboran eksplorasi sebagai titik pengamatan. Titik pengeboran yang dilakukan harus memenuhi syarat sesuai SNI 5015 2019 yaitu dapat menampilkan dan mendukung data ketebalan lapisan batubara, geoph logging, serta kualitas batubara. Berdasarkan data yang didapat ditemukan 7 seam batubara yang akan dilakukan estimasi sumber daya yaitu seam74, seam76, seam81, seam83, seam87, seam95, dan seam97. Batubara di Blok Sepaso Selatan tergolong ke dalam batubara berkualitas rendah dan menggunakan rumus RD insitu dari Preston Sanders sebagaiparameter pada
estimasi batubara. Pengolahan data dilakukan menggunakan perangkat lunak Ventyx MineScape 5.7 dengan lisensi dari perusahaan. Dilakukan pengolahan data berupa pembuatan pemodelan geologi hingga penghitungan akhir sumber daya
batubara. Penghitungan sumber daya batubara dilakukan berdasarkan pemodelan geologi yang dibuat dengan batas atas yaitu subcrop batubara dan batas bawah yaitu nilai dari elevasi studi optimasi perusahaan. Pada hasilnya total Sumber Daya pada
daerah penelitan adalah sebagai berikut. Sumber Daya Tereka berada pada angka 9,652,746 Ton, Sumber Daya Tertunjuk berada pada angka 12,662,839 Ton, dan Sumber Daya Terukur berada pada angka 26,041,833 Ton.
Detail Information
| Item Type |
Tugas Akhir
|
|---|---|
| Penulis |
I Nyoman Satya Wicaksana - Personal Name
|
| Student ID |
22131010
|
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI |
34301
|
| Edisi | |
| Departement | |
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung : Bandung., 2025 |
| Edisi | |
| Subyek | |
| No Panggil |
INY e
|
| Copyright | |
| Doi |








