Text
ANALISIS PENGARUH PERSEN PASSING DAN KONSENTRASI SIANIDA TERHADAP PERSEN EKSTRAKSI EMAS DAN PERAK DI PT INDO MURO KENCANA
XMLPenambahan komponen alat klasifikasi hydrocyclone di PT Indo Muro Kencana (IMK) dapat meningkatkan nilai persen passing pada ayakan ukuran 75 μm. Persen passing merupakan jumlah partikel yang lolos pada suatu ukuran ayakan tertentu, pada penelitian ini ukuran ayakan yang digunakan yaitu 75 μm Peningkatan persen passing tersebut belum diketahui bagaimana pengaruhnya terhadap nilai persen ekstraksi emas dan perak. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh berbagai ukuran persen passing dan konsentrasi sianida terhadap persen ekstraksi emas dan perak. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendapatkan nilai persen passing dan konsentrasi sianida optimal. Variabel bebas yang digunakan pada penelitian ini yaitu nilai persen passing -75 μm atau jumlah partikel yang lolos dari ayakan berukuran 75 μm dan konsentrasi sianida, variabel bebas yang digunakan pada penelitian ini yaitu pH = 10,5, DO = 20 ppm, dan waktu pelindian 48 jam. Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu slurry dari Semi Autogenous (SAG) Mill PT IMK yang dilakukan preparasi lebih lanjut. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa peningkatan persen passing dapat meningkatkan persen ekstraksi emas hingga 98,09%. Namun pada variasi persen passing P85 dan P90 75 μm nilai persen ekstraksi perak menurun berturut-turut dengan nilai persen ekstraksi 77,36% dan 74,27%. Penurunan persen ekstraksi perak tersebut kemungkinan dikarenakan pengotor sulfida yang ikut terliberasi ketika variasi persen passing semakin tinggi sehingga dapat mengkonsumsi sianida dan membentuk lapisan pasif. Kondisi tersebut dapat mempengaruhi persen ekstraksi perak pada variasi persen passing P85 dan P90 75 μm. Dengan penambahan konsentrasi sianida, persen ekstraksi emas maupun perak keduanya meningkat mencapai 98,92% untuk emas dan 80,29% untuk perak. Peningkatan persen ekstraksi baik pada emas dan perak kemungkinan dikarenakan sianida yang sebelumnya terkonsumsi oleh pengotor sulfida dapat tergantikan oleh penambahan konsentrasi sianida yang lebih tinggi. Variasi terbaik untuk menghasilkan persen ekstraksi yang optimal yaitu pada persen passing P90 75 μm dengan konsentrasi sianida 1.100 ppm. Peningkatan persen passing perlu diimbangi dengan kenaikan konsentrasi sianida untuk menghindari konsumsi sianida oleh pengotor yang ikut terliberasi. Dari penelitian ini terdapat beberapa saran yang sebaiknya diteliti lebih lanjut yaitu untuk mengetahui kadar sulfida pada setiap sampel perlu dilakukannya uji sulfur pada setiap sampel variasi persen passing, perlu dilakukannya penelitian lebih lanjut dengan variasi persen passing lebih tinggi untuk mengetahui titik penurunan persen ekstraksi emas, dan perlunya peningkatan konsentrasi sianida apabila akan meningkatkan nilai persen passing agar nilai persen ekstraksi emas maupun perak tidak dipengaruhi logam pengotor.
Detail Information
| Item Type |
Tugas Akhir
|
|---|---|
| Penulis |
Moch Zikri Antariksa Susilo - Personal Name
|
| Student ID |
20133021
|
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI |
27401
|
| Edisi |
Published
|
| Departement | |
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung : Bandung., 2023 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
669.028 MOC a
|
| Copyright | |
| Doi |







