ANALISIS KEMIRINGAN DAN PANJANG PUKULAN SHAKING TABLE TERHADAP RECOVERY TIMAH DARI SISA HASIL PENCUCIAN (SHP) DI TAMBANG 2.6 AIR GEMURUH PT TIMAH Tbk

Detail Cantuman

Text

ANALISIS KEMIRINGAN DAN PANJANG PUKULAN SHAKING TABLE TERHADAP RECOVERY TIMAH DARI SISA HASIL PENCUCIAN (SHP) DI TAMBANG 2.6 AIR GEMURUH PT TIMAH Tbk

XML

Tambang Perusahaan (TP) 2.6 Air Gemuruh PT Timah Tbk merupakan perusahaan pertambangan logam timah. Metode penambangan yang menggunakan tambang semprot bertekenan tinggi. Komoditas endapan timah dapat ditemukan dalam bentuk bijih timah alluvial. Proses pengolahan bijih timah di Tambang Perusahaan (TP) 2.6 Air Gemuruh PT Timah Tbk secara umum menggunakan proses basah. Proses ini diawali dengan bijih timah dari tambang darat yang dilakukan penggerusan menggunakan ball mill, dilanjutkan klasifikasi ukuran sesuai standar (150 mesh) dengan menggunakan vibrating screen. Proses selanjutnya yaitu dilakukan pemisahan dari mineral pengotor menggunakan shaking table. Penggunaan shaking table di Proyek Tambang Perusahaan (TP) 2.6 Air Gemuruh PT Timah Tbk belum mempunyai standar baku dalam pengoperasian, baik primary maupun secondary. Dalam pengoperasiannya, penggunaan shaking table masih trial dan error. Akibat dari pengaturan variabel operasi shaking table yang belum optimal, hal ini berpengaruh terhadap waktu dan biaya proses pencucian bijih timah alluvial serta terjadinya kehilangan mineral berharga (losses). Berdasarkan permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan kajian terhadap variabel-variabel operasi shaking table. Adapun beberapa tujuan dari pelaksanaan penelitian pengaruh variabel kemiringan meja dan panjang pukulan pada shaking table terhadap recovery yaitu: menghitung recovery sisa hasil pencucian dengan variasi kemiringan meja depan dan samping serta panjang pukulan tertentu pada shaking table, serta memberikan rekomendasi pengaturan kemiringan meja depan dan samping serta panjang pukulan shaking table yang memberikan hasil optimum terhadap recovery timah. Kegiatan penelitian dilakukan dengan beberapa tahapan yang meliputi studi literatur, observasi, pengumpulan dan pengelompokkan data, pengolahan data, analisis data, serta penyusunan laporan. Tahapan studi literatur dilakukan dengan mengumpulkan bahan-bahan pustaka yang berhubungan dengan proses pencucian timah menggunakan alat shaking table khususnya terkait kemiringan dan panjang pukulan. Pengujian lapangan diawali dengan pengambilan sampel Sisa Hasil Pencucian (SHP) di area tailing dam yang terdapat di Tambang Perusahaan (TP) 2.6 Air Gemuruh PT Timah Tbk. Sampel kemudian ditimbang sebagai feed pada proses pencucian mengunakan shaking table dan selanjutnya dilakukan uji kadar mengunakan x-ray fluorescence portable. Sampel feed yang digunakan untuk uji lapangan sebanyak 300 kg setiap uji pencucian. Sampel tersebut sudah dilakukan uji kadar sebagai feed yang akan dilakukan proses pencucian mengunakan shaking table. Hasil dari proses pencucian akan dilakukan pemisahan sesuai ukuran mesh yaitu seberat 300 gr menggunakan v sieve shaker. Ukuran lubang pada ayakan mesh yang digunakan adalah +50 mesh, +70 mesh, +100 mesh, +140, mesh, +200 mesh, +230 mesh dan -230 mesh. Setelah dilakukan pemisahan sesuai dengan ukuran, sampel akan dilakukan uji kadar menggunakan x-ray fluorescence portable sesuai dengan ukuran mesh untuk mengetahui kadar timah dari setiap ukuran. Berdasarkan data dan hasil yang telah didapatkan dari serangkaian penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kemiringan meja dan panjang pukulan mempengaruhi nilai recovery. Panjang pukulan 17 mm memiliki nilai perolehan recovery tertinggi dari kemiringan meja 1,3 ̊ dan 3,5 ̊ sebesar 11,20%, panjang pukulan 20 mm memiliki nilai perolehan recovery tertinggi dari kemiringan meja 1,3 ̊ dan 3,5 ̊ sebesar 13,11%, sedangkan panjang pukulan 23 mm memiliki nilai recovery tertinggi dari kemiringan meja 1,3 ̊ dan 3,5 ̊ sebesar 11,80%. Kombinasi kemiringan meja dan panjang pukulan dengan perolehan recovery tertinggi adalah pada variabel kemiringan meja 1,3 ̊ dan 3,5 ̊ dengan panjang pukulan 20 mm, didapatkan nilai recovery sebesar 13,11%. Rekomendasi kombinasi kemiringan depan dan samping serta panjang pukulan pada shaking table dengan perolehan recovery tertinggi adalah pada panjang pukulan 20 mm dengan kemiringan meja 1,3 ̊ dan 3,5 ̊
Kata kunci : Panjang pukulan, kemiringan meja depan dan samping, recovery, ukuran mesh


Detail Information

Item Type
Tugas Akhir
Penulis
Student ID
20132007
Dosen Pembimbing
Asep Rohman - - Dosen Pembimbing 1
Mesias Citra Dewi - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Infantri Putra - - Penguji 1
Dian Eka Aryanti - - Penguji 2
Kode Prodi PDDIKTI
31301
Edisi
Published
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung : Bandung.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
622 BIN a
Copyright
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail