PENGARUH GEOMETRI PELEDAKAN TERHADAP FRAGMENTASI BATUAN, FLYROCK DAN GETARAN TANAH HASIL PELEDAKAN DI PIT MAINRIDGE PT J RESOURCES BOLAANG MONGONDOW, SULAWESI UTARA

Detail Cantuman

Text

PENGARUH GEOMETRI PELEDAKAN TERHADAP FRAGMENTASI BATUAN, FLYROCK DAN GETARAN TANAH HASIL PELEDAKAN DI PIT MAINRIDGE PT J RESOURCES BOLAANG MONGONDOW, SULAWESI UTARA

XML

PT J Resources Bolaang Mongondow adalah perusahaan pertambangan yang berkomoditikan emas, metode yang digunakan yaitu metode penambangan tambang terbuka dengan sistem open pit, yang berlokasi di Desa Bakan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kota Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara. Hasil perhitungan fragmentasi batuan menggunakan metode kuz-ram, didapatkan hasil perhitungan dengan presentasi material yang tertahan pada ukuran >50 cm, ukuran yang dihasilkan dapat berbeda-beda setiap geometri yang ditetapkan. Hasil yang didapatkan menunjukan bahwa block peledakan rata-rata tidak memenuhi syarat dalam ukuran fragmentasi >50 cm, yaitu 10%, hasil perhitungan lemparan maksimum flyrock yang dihasilkan lemparan flyrock penyimpangan hasil perhitungan akhir didapatkan bahwa prediksi lemparan maksimum secara teoritis dengan aktual yang menggunakan teori Ebrahim Ghasemi sebesar 3.59 dan hasil perhitungan getaran tanah maka didapatkan rata rata sebesar 142.81 dimana nilai tersebut digunakan untuk mengavaluasi bahan peledak, sehingga bahan peledak dapat diperhitungkan berdasarkan jarak rata-rata yaitu sebesar 288 m, isian bahan peledak perlubang sebesar 25,96 kg, scaled distance sebesar 44,92 m/kg dan prediksi nilai getaran sebesar 4,33 mm/s. Berdasarkan hasil nilai perhitungan koefisien korelasi (R) geometri peledakan dengan rata-rata fragmentasi batuan yang mempengaruhi yaitu burden dengan nilai R 0.9635, spacing dengan nilai 0,9381, stemming dengan nilai 0.3140, subdrilling dengan nilai 0,6679, kedalaman lubang ledak dengan nilai 0,3675, kolom isian bahan peledak dengan nilai 0,6478 dan powder factor dengan nilai 0,8898. Berdasarkan perhitungan geometri usulan menggunakan teori R.L Ash, C.J Konya dan ICI-Explosive bahwa dengan menggunakan ketiga teori tersebut teori C.J Konya lebih baik yang di mana ukuran fragmentasi dan karakteristik fragmentasi lebih kecil dari geometri aktual di lapangan, kemudian pada hasil presentase batuan yang berukuran >50 cm sebesar 5.14%. Dengan perhitungan geometri usulan yang dibuat, fragmentasi yang dihasilkan memenuhi target dari perusahaan sebesar 10% untuk ukuran batuan > 50 cm.


Detail Information

Item Type
Tugas Akhir
Penulis
Student ID
201332012
Dosen Pembimbing
Suparno - - Dosen Pembimbing 1
Asep Rohman - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Infantri Putra - - Penguji 1
Dian Eka Aryanti - - Penguji 2
Kode Prodi PDDIKTI
31301
Edisi
Published
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung : Bandung.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
622 GAN p
Copyright
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail