OPTIMALISASI LOADING TIME EXCAVATOR PC 2000 DENGAN METODE SEMI DOUBLE TOP LOADING PADA KEGIATAN COAL GETTING TERHADAP BATUBARA INSITU DI PT SAPTAINDRA SEJATI JOB SITE ADMO PIT CENTRAL PT ADARO INDONESIA KABUPATEN TABALONG PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

Detail Cantuman

Text

OPTIMALISASI LOADING TIME EXCAVATOR PC 2000 DENGAN METODE SEMI DOUBLE TOP LOADING PADA KEGIATAN COAL GETTING TERHADAP BATUBARA INSITU DI PT SAPTAINDRA SEJATI JOB SITE ADMO PIT CENTRAL PT ADARO INDONESIA KABUPATEN TABALONG PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

XML

PT Adaro Indonesia adalah perusahaan pertambangan dan energi dengan tiga pilar utama: Adaro Green, Adaro Minerals, dan Adaro Energy. PT Saptaindra Sejati (SIS) merupakan bagian dari Adaro Energy dan menyediakan layanan kontraktor pertambangan. Layanan SIS ditujukan untuk pelanggan di sektor pertambangan batubara, dan kinerjanya dipengaruhi oleh volatilitas harga batubara. Salah satu bisnis utama SIS adalah Coal Pit to ROM (CPR), yang mengurus produksi batubara dari front produksi hingga dumping di area ROM. PT SIS diminta oleh PT Adaro Indonesia untuk memproduksi batubara di bawah. Data menunjukkan metode top loading memiliki loading time rata-rata 11,83 menit dengan waktu efektif 6,1 menit dan waktu pecah big coal 5,72 menit. Sementara itu, metode double top loading memiliki rata-rata waktu pemecahan yang lebih efisien, yaitu 2,6 menit per-loading. Metode top loading memiliki match factor 0,91 dengan 3 dump truck Produktivitas metode top loading dengan 3 dump truck adalah 443,5 ton/jam. Rekomendasi penulis adalah mengadopsi metode semi double top loading dan metode digging setengah kuku bucket untuk meningkatkan efisiensi proses pemecahan big coal. Setelah simulasi metode semi double top loading, loading time berkurang 67,8% menjadi 8,03 menit. Metode digging setengah kuku bucket mengurangi waktu digging sebesar 19% dari 14,5 detik menjadi 11,7 detik. Ini juga mengurangi waktu pemecahan big coal sebesar 38,9% dari 5,72 menit menjadi 2,23 menit per-loading 1 dump truck. Ukuran fragmentasi paling besar adalah 39,7 cm dan yang paling banyak adalah 20,8 cm, tanpa menghasilkan big coal. metode semi double top loading memiliki match factor 0,69. Agar mendekati nilai 1, diperlukan penyesuaian dengan menambah 1 dump truck, sehingga match factor meningkat menjadi 0,92. Dengan metode semi double top loading, produktivitas meningkat 48% menjadi 660,4 ton/jam dengan menambah 1 dump truck.


Detail Information

Item Type
Tugas Akhir
Penulis
Naufal Dafa Renggana - Personal Name
Student ID
21132033
Dosen Pembimbing
Rochsyid Anggara - - Dosen Pembimbing 1
Dian Eka Aryanti - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Asep Rohman - - Penguji 1
Infantri Putra - - Penguji 2
Kode Prodi PDDIKTI
31301
Edisi
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung : Bandung.,
Edisi
Subyek
No Panggil
622.3 NAU o
Copyright
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail