KARAKTERISTIK ENDAPAN BIJIH BESI LATERIT BERDASARKAN ANALISIS GEOKIMIA DAN MINERALOGI PADA BLOK “X” DAN BLOK “Y” PT SILO, KABUPATEN KOTABARU, KALIMANTAN SELATAN

Detail Cantuman

Text

KARAKTERISTIK ENDAPAN BIJIH BESI LATERIT BERDASARKAN ANALISIS GEOKIMIA DAN MINERALOGI PADA BLOK “X” DAN BLOK “Y” PT SILO, KABUPATEN KOTABARU, KALIMANTAN SELATAN

XML

Pulau Sebuku memiliki singkapan batuan ultramafik yang sangat luas dan berpotensi menghasilkan bijih laterit, terutama bijih besi laterit yang terbukti memiliki cadangan terbesar di Indonesia. Berdasarkan kondisi geologi Pulau Sebuku, tatanan batuan ultramafik dibagi menjadi dua blok, yaitu blok barat dan blok timur yang dibatasi oleh layer kromit. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi karakteristik endapan laterit pada blok barat dan blok timur berdasarkan analisis geokimia dan mineralogi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi lapangan dan analisis laboratorium yaitu, analisis titrasi, analisis XRF, analisis XRD dan analisis petrografi. Karakteristik endapan laterit Blok X yaitu memiliki kedalaman 10-15 meter. Zona Red Limonit memiliki kandungan Fe 51,25% dengan komposisi mineral hematit, magnetit, goethite, ilmenit, spinel. Zona Yellow Limonite memiliki kandungan Fe 50,1% dengan komposisi mineral goethite, hematit, gibsit, ilmenit. Zona Saprolit memiliki kandungan Fe 16,2% dengan komposisi mineral hematit, krisotil, goethite, garnet, diopside. Karakteristik endapan laterit Blok Y yaitu memiliki kedalaman 6-7,5 meter. Zona Red Limonite memiliki kandungan Fe 47,38% dengan komposisi mineral hematit, goethite, ilmenit, spinel. Zona Yellow Limonit memiliki kandungan Fe 38,70% dengan komposisi mineral goethite, hematit, chromite, gibsit, spinel. Zona Saprolite memiliki kandungan Fe 15,08% komposisi mineral hematit, goethite, diopside, fayalite. Batuan dasar (Bedrock) daerah penelitian berupa periodotit dengan jenis dunit dan harzburgit yang telah terserpentinisasi. Komposisi mineral batuan dasar yaitu olivin, piroksen, mineral opak serta beberapa mineral sekunder seperti serpentin dan spinel. Batuan dasar Blok X memiliki kandungan Fe sekitar 7,73-8,03%. Batuan dasar Blok Y memiliki kandungan Fe sekitar 6,59-7,49%.
Kata Kunci: besi, endapan laterit, karakteristik


Detail Information

Item Type
Tugas Akhir
Penulis
Student ID
20131004
Dosen Pembimbing
Priatna - - Dosen Pembimbing 1
Achmad Djumarma Wirakusumah - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Benny Bensaman - - Penguji 1
Sulistiyono - - Penguji 2
Kode Prodi PDDIKTI
34301
Edisi
Published
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung : Bandung.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
551.9 AYU k
Copyright
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail