Text
EVALUASI KINERJA TEKNIS CRUSHER DAN DUMP TRUCK DALAM PENCAPAIAN TARGET PRODUKSI BATUGAMPING PADA PT AKARNA MARINDO DI KECAMATAN CIPATAT KABUPATEN BANDUNG BARAT JAWA BARAT
XMLPT Akarna Marindo merupakan bagian perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batu kapur yang terletak di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Dalam proses produksinya, PT Akarna Marindo menambang batu kapur dengan berbagai cara menggunakan sistem penambangan terbuka (quarry). Kegiatan utama dalam penambangan terdiri dari pengupasan tanah penutup, pembongkaran dengan peledakan, pemuatan, pengangkutan dari lokasi penambangan ke pabrik peremukan bisa membutuhkan pabrik pada tahun 2021 yaitu 700,00 ton/hari, sedangkan batugamping yang dihasilkan oleh crusher hanya 507,72 ton/hari. Komposisi batuan penghancur merupakan tahapan penting dalam eksposisi dalam pengolahan mineral yang bertujuan untuk menghasilkan fragmentasi batuan dengan karakteristik sesuai kebutuhan. Untuk meningkatkan nilai jual batugamping dilakukan pengolahan menggunakan unit pabrik penumbuk dengan target produksi sebesar 22.500 ton/bulan. Pencapaian target produksi tahun 2022 sebesar 507,72 ton/hari bisa melakukan dengan berbagai dengan cara yaitu: mempercepat waktu kerja crusher, menambah optional crusher, dan menambah jumlah umpan yang masuk ke crusher esensial. smasher akan dengan mudah menghancurkan batu dan satu sama lain crusher dapat bekerja dengan cepat dan mudah. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan informasi (menggabungkan studi kepustakaan dan informasi observasi lapangan), mengolah informasi, dan menganalisis informasi. Informasi penelitian yang dikumpulkan selama observasi lapangan berupa informasi groundwork dan informasi..sekunder. Informasi kemudian diolah dengan perhitungan kemudian disajikan dalam bentuk tabel dan gambar serta narasi untuk menginterpretasikan informasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum produksi alat penunjang (dump truck) ditingkatkan sebesar 11.648 ton/bulan dan crusher sebesar 7.290 ton/bulan. Nilai efisiensi alat sebelum dilakukan perbaikan alat penunjang (dump truck) sebesar 78% dan crusher sebesar 72%. Nilai tersebut belum mencapai target produksi, sehingga diperlukan upaya untuk mengatasi berbagai permasalahan, sehingga pengolahan eksposisi menjadi ideal. Setelah dilakukan analisa permasalahan pada eksposisi produksi diketahui permasalahan yang ada yaitu produksi setelah perawatan alat penunjang (dump truck) sebesar 12.841 ton/bulan dan produksi crusher sebesar 11.005 ton/bulan. Efisiensi dump truck adalah 86% dan crusher adalah 85%.
Detail Information
| Item Type |
Tugas Akhir
|
|---|---|
| Penulis |
Fahrul Razi - Personal Name
|
| Student ID |
19132007
|
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji | |
| Kode Prodi PDDIKTI |
31301
|
| Edisi |
Published
|
| Departement | |
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung : Bandung., 2022 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil |
622 FAH e
|
| Copyright | |
| Doi |







